0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

UMK Wonogiri Terendah Kedua se-Jateng

ilustrasi rupiah (Timlo.net/redaksi)

Wonogiri – Besaran Upah Minimum Kota (UMK) telah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur no 560/94 tahun 2017 diberlakukan mulai 1 Januari 2018 mendatang. Dari nominal yang sudah ditetapkan, UMK Wonogiri sendiri terbilang terendah kedua setelah Kabupaten Banjarnegara.

“Keputusan Gubernur tentang UMK sudah terbit. Tapi sosialisasi oleh Pemprov baru dilaksanakan hari ini ,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Wonogiri, Ristanti, Rabu (22/11).

Dia menyatakan, dalam Keputusan Gubernur tersebut, UMK Wonogiri ditetapkan sebesar Rp 1.524.000 per bulan. Adapun UMK paling rendah adalah Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp 1.490.000 per bulan. Sedangkan UMK tertinggi adalah Kota Semarang sebesar Rp 2.310.087 per bulan.

Menurut dia, perusahaan yang kesulitan memenuhi UMK dapat mengajukan penangguhan, maksimal sepuluh hari sebelum UMK diberlakukan atau diajukan sebelum tanggal 20 Desember mendatang.

“Mudah-mudahan tidak ada pengusaha yang keberatan,” kilahnya.

Ristanti menambahkan, UMK Wonogiri menurutnya sudah 100 persen dari Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Selain itu telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) no 78/2015 tentang Pengupahan.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge