0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Putusan Hakim Berbasis Nilai Transendental Hantar Nurul Huda Raih Doktor

(foto: Tyo Eka)

Sukoharjo – Putusan Hakim dalam perkara Pidana Berbasis Nilai Transendental menghantarkan Nurul Huda meraih gelar Doktor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan predikat Memuaskan. Nurul yang dosen Fakultas Hukum Universitas Pekalongan ini mempertahankan disertasi di depan Dewan Penguji yang dipimpin oleh Rektor UMS Dr Sofyan Anief di Aula Gedung Pascasarjana UMS, Rabu (22/11).

“Untuk menghasilkan konstruksi baru putusan hakim yang berbasis nilai transendental diperlukan beberapa langkah yang simultan diantaranya terdiri dari Positivisme hukum masih mendominasi cara berpikir para hakim di Indonesia,” ungkap Nurul Huda.

Selain itu, menurut Nurul, terdapat banyak variabel untuk menentukan kualitas putusan hakim berbasis nilai transendental, dapat diambil dari nilai-nilai yang melekat di dalam korps hakim yaitu kode etik dalam bentuk Pasca Dharma Hakim, yang terdiri dari Kartika, Cakra, Candra, Sari dan Tirta.

Dalam disertasinya, Nurul menyarankan, Hukum Pidana Nasional, baik hukum pidana materiil maupun formil seperti RUU KUHP dan RUU KUHAP seyogyanya memberi tempat dan memperhatikan nilai-nilai relegius sebagai salah satu sumber hukumnya mengingat Sila Pertama Pancasila (Sila Ketuhanan) sebagai Ideologi bangsa Indonesia.

Penguji Nurul, Selain Dr Sofyan Anief, juga Prof Dr Bambang Sumardjoko, Prof Dr Absori, SH, MH, Prof Harun, SH MH, Prof Dr Khudzaifah Dimyati, SH, M.Hum, Prof Dr Barda Nawawi Arief, SH.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge