0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Uang Virtual Senilai $30 Juta Dicuri Hacker

Tether. (dok: timlo.net/ ubergizmo. )

Timlo.net—Mata uang virtual mungkin adalah masa depan keuangan. Tapi saat ini mata uang virtual memiliki beberapa masalah. Salah satunya adalah masalah keamanan membuat mata uang virtual beresiko. Misalnya awal bulan ini, sebuah bug pada sistem membekukan mata uang virtual senilai $280 juta. Dan baru-baru ini, uang virtual senilai $30 juta dicuri.

Tether adalah sebuah startup cryptocurrency yang menyediakan jasa pertukaran mata uang virtual. Baru-baru ini, perusahaan itu mengaku jika sistem mereka dihack dan pelakunya berhasil mencuri mata uang virtual senilai $30,95 juta. Dalam sebuah tulisan di situsnya, Tether menulis pencurian itu sebagai sebuah aksi jahat yang dilakukan penyerang eksternal. Tulisan itu sekarang sudah dihapus.

Tether berjanji untuk menangani masalah ini dengan cepat supaya mata uang itu tidak tersebar di pasar cryptocurrency. “Karena Tether adalah yang mengeluarkan USDT managed asset itu, kami tidak akan menebus token yang dicuri dan kami dalam proses memperoleh kembali token itu untuk mencegahnya memasuki ekosistem yang lebih luas,” tulis startup itu dilansir oleh Ubergizmo.

Mereka akan melakukannya dengan membekukan layanan dompet back-end mereka sementara dan memperbarui software untuk mencegah token yang dicuri berpindah dari alamat penyerang.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge