0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Istri Setnov Bungkam Usai Diperiksa KPK

Istri setnov diperiksa KPK (merdeka.com)

Timlo.net — Sekitar delapan jam diperiksa, istri tersangka kasus e-KTP, Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Deisti yang juga mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana bungkam ketika dicecar oleh wartawan.

“Tanya penyidik aja ya,” kata Deisti keluar dari Gedung KPK, Senin (20/11).

Deisti juga mengaku sudah bertemu dengan suaminya yang kini mendekam di rutan KPK, Gedung Merah Putih. Namun Deisti tidak merinci membicarakan apa dalam pertemuan tersebut.

“Udah dong. Udah,” tambah Deisti.

Sementara Juru Bicara KPK Febri Diansyah yang dikonfirmasi mengatakan, Deisti diperiksa sebagai saksi untuk mendalami kronologis kepemilikan perusahaan Mondialindo dan Murakabi.

“Termasuk pihak-pihak yang memiliki saham di sana,” ujarnya.

Diketahui, Deisti Astriani Tagor memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Deisti datang menggunakan kerudung berwarna cokelat dan mengenakan pakaian batik berwarna kuning.

Deisti diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus e-KTP, yaitu Utama PT Quadra Sultion Anang Sugiana Sudiharjo (ASS) dalam kasus proyek e-KTP.

“Ya hari ini periksa untuk tersangka ASS untuk jadi saksi,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Senin (20/11).

Deisti diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus korupsi e-KTP, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp 2,3 Triliun.

Nama Deisti sebagai pemilik PT Mondialindo Graha Perdana mencuat saat Setnov hadir sebagai saksi di persidangan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, Jumat 3 November 2017. Saat itu Setnov dicecar soal kepemilikan saham Deisti dan anaknya Reza Herwindo di PT Mondialindo Graha Perdana.

Jaksa KPK menyebut istri dan anak Setnov itu masing-masing memiliki 50 persen dan 80 persen saham PT Mondialindo Graha Perdana. Perusahaan itu diketahui juga menjadi pemegang saham PT Murakabi Sejahtera, salah satu peserta tender proyek e-KTP.

Setnov pun mengakui juga pernah menjadi Komisaris di PT Mondialindo Graha Perdana pada 2000-2002. Namun, dia mengaku tak tahu jika ada nama istri dan anaknya di perusahaan tersebut.

[bal]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge