0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panglima TNI Pastikan Terus Kejar KKB di Papua

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memastikan semua warga Desa Binti dan Desa Kimbley, Tembagapura, Mimika, Papua yang sempat disandera berhasil selamatkan. Saat proses evakuasi, kata Gatot, pihak kepolisian menyiagakan anggotanya untuk mengamankan penduduk, sementara TNI melalui sat81/Gultor Kopassus TNIAD, Yonif 751 dan Tontaipur Kostrad TNI AD menyerang markas KKB dengan senyap.

“(Jarak) 4,5 km (ke markas KKB) kita tempuh, ada yang tiga hari ada yang empat hari. (KKB) terdadak. Tapi yang saya perintahkan dalam operasi itu adalah keselamatan sandera,” katanya saat ditemui usai kuliah umum di Universitas Islam Bandung (UNISBA) Jalan Taman Sari, Sabtu (17/11)

Dalam operasi penyerangan itu, kelompok KKB dibuat lari kocar kacir di tengah kabut pagi. “Mereka melarikan diri. Masih dilakukan pengejaran. Yang paling penting sandera harus selamat,” ucapnya.

Setelah daerah berhasil dikuasai TNI dan Polri, Gatot memerintahkan untuk mengevakuasi warga, setelah sebelumnya memastikan semua aman untuk dilalui.‎ Meski demikian, di desa tersebut masih banyak warga yang memilih bertahan.

“Memang ada yang bertahan. Kami jaga agar tidak diganggu,” terang jenderal bintang empat tersebut.

Gatot mengingatkan, pada seluruh warga negara harus tetap waspada terhadap potensi yang bisa mengganggu keamanan dan keutuhan republik. Namun, jika ada gangguan yang bisa membahayakan warga, Ia pastikan negara hadir untuk melindungi.

“Pemerintah akan bekerjasama dengan baik sesuai fungsi dan tugasnya masing masing. Polri, TNI akan hadir, negara akan hadir,” jelas Gatot. [lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge