0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemekaran Wilayah, Ini yang Jadi Fokus Pansus

Anggota Pansus Pemekaran WIlayah DPRD Kota Solo melakukan tinjauan lapangan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pemekaran Wilayah DPRD Solo tengah fokus pada batas pemekaran wilayah di masing-masing kelurahan. Dengan batas yang jelas, sehingga dapat ditentukan bagi masing-masing wilayah untuk kepengurusan administrasi.

“Yang jadi soal dalam pembagian wilaya ini adalah masalah infrastruktur serta pendukung lainnya. Jika telah ditentukan batasnya, maka ada wilayah yang telah memiliki infrastruktur dan ada yang belum. Jadinya timpang,” terang Anggota Pansus Pemekaran Wilayah Abdullah AA, saat dihubungi, Sabtu (18/11) siang.

Terkait pembagian wilayah tersebut, akan dipisahkan dengan jalan. Sehingga nantinya masing-masing kelurahan yang dimekarkan sudah jelas tanpa adanya rumah yang berada di dua alamat.

Sedangkan, masalah kantor untuk masing-masing kelurahan pemekaran juga memiliki masalah tersendiri. Untuk lahan yang nantinya digunakan sebagai Kelurahan Kadipiro memiliki masalah terlalu masuk ke dalam. Sehingga aksesibilitasnya sebagai kantor kelurahan kurang mendukung.

Persoalan yang sama juga dialami pada lahan yang nantinya menjadi kantor Kelurahan Joglo yang berada di RT11/ RW07 Kelurahan Kadipiro saat ini. Aksesnya sangat sulit karena berada di wilayah tengah perkampungan. Apalagi pada tanah tersebut ada sebanyak 79 KK yang menghuni tanah milik Pemkot.

“Dalam masalah ini, pemerintah perlu untuk menyediakan lahan dengan lokasi strategis,” jelasnya.

Sementara, Ketua Pansus Raperda Pemekaran Wilayah Budi Prasetyo menyoroti terkait pemekaran wilayah di Kawasan Semanggi. Menurutnya, kantor kelurahan baru sudah dipastikan menggunakan lahan Pemkot HP 54. Nantinya wilayah ini satu kompleks dengan kantor Koramil, Rumah Sakit Semanggi yang tengah dibangun dan kawasan sekolah.

”Jadi di sini nanti akan menjadi satu kawasan perkantoran,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge