0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ada Kompetitor Baru, Ini Tanggapan Pertamina

Manager External Communication PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita (dok.timlo.net/setyo pujis)
Solo —  PT Pertamina tidak ambil pusing dengan hadirnya competitor baru yang bermain di sektor retail bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri. Bahkan harga murah yang ditawarkan oleh pemain baru itu dianggapnya hanya sementara.
 
“Persaingan adalah hal biasa di sektor retail BBM di dalam negeri. Beberapa pelaku bisnis pun sudah hadir sejak lama di Jakarta dan sekitarnya,” ujar Manager External Communication PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita kepada wartawan, Kamis (16/11).
 
Terkait dengan harga jual lebih murah yang ditawarkan oleh kompetitor, ia menyampaikan itu hanya merupakan strategi pemasaran atau dalam istilah marketing adalah market entry price strategy. Yaitu dimana pendatang baru memberlakukan harga yang lebih murah daripada harga yang digunakan oleh pemain lain yang sudah lebih dulu berada di pasar itu.
 
“Tujuannya tentu adalah menarik konsumen atau pelanggan pemain lama untuk beralih menjadi pelanggan si pemain baru. Ini hal biasa dalam dinamika pasar,” jelasnya.
 
Market entry price yang digunakan, lanjut dia, biasa disebut dengan istilah harga promosi. Sehingga tidak bisa harga promosi dibandingkan dengan harga riil. Pada era persaingan SPBU pertama kali dibuka sekitar tahun 2005, menurutnya ada salah satu kompetitor Pertamina menjual BBM dengan harga Rp 250 lebih murah. Namun kini, harga untuk produk yang sama berada di atas harga Pertamina sekitar Rp 450 lebih mahal.
 
“Artinya harga promosi itu tidak akan bertahan lama,” tandasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge