0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Enam Pengguna Narkoba di Solo Ditangkap, Ini Identitasnya

SEjumlah tersanka kasus Narkoba menjalani pemeriksaan di Mapolresta Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)
Solo — Dalam sepekan terakhir, Polresta Solo menciduk enam penyalahguna Narkoba. Dari hasil penangkapan yang dilakukan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sabu dan ganja.
“Ini merupakan hasil pemberantasan penyalahgunaan Narkoba selama sepekan terakhir,” terang Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo, Kamis (16/11) siang.
Enam tersangka yang berhasil dibekuk yakni Robertus Alex Andreas alias Alex (31) warga Nusukan, Banjarsari; Prisadu Djati (52) warga Grogol, Sukoharjo; Bambang Suwarto (41) warga Purwodiningratan, Jebres; Sadewo Wahyu Putranto (26) warga Kadipiro, Banjarsari; Kus Indarto alias Kancil (29) warga Kemlayan, Serengan, dan Rosi Ardian (32) warga Stabelan, Banjarsari. Keenam tersangka ditangkap di lokasi terpisah mulai dari tempat kos, dan saat mengambil barang haram tersebut.
“Untuk Alex dan Prisadu Djati ditangkap di lokasi tempat kos. Sedangkan sisanya ditangkap di pinggir jalan saat mengambil barang haram tersebut,” kata Kapolresta.
Terkait barang bukti yang berhasil diamankan, dari tangan Alex dan Prisadu Djati, polisi mengamankan ganja kering siap edar dengan total 2 ons. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan handphone yang diduga kuat guna melancarkan bisnis haram mereka.
Sementara, dari tangan tersangka yang lain polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu dengan total hampir 3 gram yang dikemas dalam paket kecil. Selain itu, alat hisap bong, handphone, buku ATM, sepeda motor, dompet berisi uang juga turut diamankan untuk dijadikan barang bukti.
“Dari enam tersangka, empat diantaranya pengguna sabu. Sisanya menggunakan ganja,” jelas Kapolresta.
Dari enam “ahli hisap” yang ditangkap, salah seorang diantaranya residivis bernama Kus Indarto alias Kancil. Dia pernah dihukum atas kasus yang sama selama tiga tahun.
“Saya menyesal, Mas. Gak akan ngulangi lagi,” kata Kancil kepada wartawan.
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 112 dan Pasal 114 KUHP tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge