0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Uyau Moris Bawa Sape Keliling Dunia

Uyau Moris (foto: Merry fernand)

Yogyakarta – Banyak cara dilakukan untuk melestarikan budaya nenek moyang. Salah satunya yang dilakukan Uyau Moris. Kecintaannya bermain alat musik Sape berhasil menghantarkannya hingga ke luar negeri.

Berawal dari sering memperhatikan kakeknya saat bermain dan membuat alat musik Sape, Moris pun akhirnya mulai belajar dan mencoba membuat alat musik tersebut hingga sekarang.

“Awal mula bisa main Sape sih dari kecil ya sekitar umur delapan tahunan, karena kakek kan pembuat Sape terus dia juga pemain jadi kebiasaan sering liat kakek main dan membuat jadi saya juga bisa main dan membuat sampai sekarang,” jelas Moris ketika disambangi di standnya pada event Pesta Seni Budaya Dayak Kalimantan (PSBDK), Rabu (15/11).

Ia juga menceritakan bahwa kecintaannya terhadap musik Sape telah berhasil mengantarkannya ke beberapa negara. Di daerah Asia seperti Jepang, Singapura, Thailand, Philipina, Kazakhstan dan juga Malaysia sedangkan di bagian Eropa seperti Prancis dan Amerika Serikat.

Ia menambahkan bahwa ia memiliki pengalaman unik ketika ia tampil di Prancis. Ketika itu ia pernah tampil disuatu acara dan hanya ditonton oleh sedikit orang.

“Pengalaman paling unik dulu pas waktu di Prancis itu kita dua bulan disana jadi itu tur tujuh kota itu banyak banget jadi dari perform yang benar-benar di Oliver yang besar banget cuma ditonton satu dua orang,” ujarnya.

Harapan Moris untuk musik Sape kedepannya adalah semakin banyak orang yang mengenal dan semakin banyak anak muda yang mau meneruskan tradisi musik tersebut.

“Semakin banyak yang mengenal dan semakin banyak pemain itu akan sangat membantu untuk mempertahankan musik tradisi itu,” ucapnya.

Di Standnya terpajang delapan alat musik Sape, kaos yang bermotif ukiran Dayak dan beberapa topi tradisional.

PSBDK merupakan acara tahunan yang menampilkan kesenian dan kebudayaan Suku Dayak seperti tarian, musik, makanan dan baju tradisional. Selain itu di festival tersebut juga diadakan berbagai kompetisi. Seperti tari-tarian dan vokal grup. (Merry fernand)

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge