0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terkena Proyek Saluran Air, Toko Tak Dapat Kompensasi

Pembangunan saluran air di Papahan. (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Pemkab Karanganyar memastikan tak ada kompensasi atau ganti rugi bagi pemilik toko yang terkena dampak pembongkaran saluran air di sisi utara Jalan Lawu area Papahan. Lokasi pembongkaran merupakan aset milik pemerintah dan bertujuan mengurangi potensi banjir akibat genangan air.

“Sudah disosialisasikan ke pemilik usaha jauh-jauh hari sebelum proyek dimulai. Intinya, pembangunan saluran itu untuk kenyamanan semua warga. Mengantisipasi banjir. Oleh karena itu, mungkin selama pembangunan akan mengganggu di deretan sisi utara. Tidak ada kompensasi atau ganti rugi,” kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Karanganyar, Titi Umarni kepada wartawan, Selasa (14/11).

Pembongkaran saluran air itu menyebabkan sejumlah toko di di belakangnya tutup. Sebuah jembatan dari anyaman bambu terpasang di depan masing-masing toko, sebagai ganti sementara jalan yang dibongkar. Lokasi tersebut kurang memungkinkan parkir kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat. Tumpukan material terlihat mulai depan kantor Kelurahan Papahan ke timur yang melewati depan SDN 1 dan 2 Papahan dan deretan pertokoan, bengkel serta rumah makan.

Sementara itu menurut pemilik warung di lokasi terdampak, Harti (55), mengatakan, dirinya berusaha menerima dampak pembangunan secara lapang dada. Dari biasaya ia menjajakan makanan depan SDN Papahan, sekarang harus pasrah di warungnya saja. Wanita ini membenarkan adanya sosialisasi oleh Pemkab Karanganyar di kantor desa, terkait pembangunan saluran air. Hanya saja, ia berhalangan hadir saat itu.

Sedangkan karyawan binatu di Papahan, Ika mengaku pelanggan memilih jasa pesan hantar daripada harus ke tokonya. Sebab, tumpukan material di depan tokonya menyulitkan pelanggan mampir.

“Sekarang, paling hanya dua sampai tiga orang datang. Lainnya meminta pakaiannya dihantar. Sulit parkir di sini,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge