0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Upah Sektor Non Formal Tercatat Naik

ilustrasi rupiah (Timlo.net/redaksi)

Timlo.net – Upah nominal harian buruh tani nasional pada Oktober 2017 tercatat naik sebesar 0,25 persen dibanding upah buruh tani September 2017. Di mana sebelumnya, upah nominal tersebut sebesar Rp 50.213 naik menjadi Rp 50.339 per hari.

“Upah nominal ini adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan. Angkanya naik 0,25 persen pada bulan Oktober dibanding bulan sebelumnya,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto di Jakarta, Rabu (15/11).

Suhariyanto mengatakan upah rill yang menggambarkan kemampuan daya beli dari pendapatan atau upah yang diterima buruh juga mengalami kenaikan sebesar 0,40 persen.

“Upah rill buruh tani naik 0,40 persen, di mana sebelumnya Rp 37.711 menjadi 37.860,” jelasnya.

Upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Oktober 2017 juga naik 0,05 persen dibanding upah September 2017, yaitu dari Rp 84.378 menjadi Rp 84.421 per hari. Sementara itu, upah riilnya meningkat sebesar 0,04 persen dari Rp 64.867 menjadi Rp 64.894.

“Untuk pendapatan buruh potong rambut wanita per kepala juga mengalami kenaikan sebesar 0,07 persen, yaitu Rp 25.849 menjadi Rp 25.867. Sementara itu, upah rill nya juga naik sebesar 0,06 persen dari Rp 19.872 menjadi 19.884,” jelasnya.

Suhariyanto menambahkan, hal yang sama terjadi pada upah yang diterima oleh pembantu rumah tangga per bulan. Upah nominal pembantu rumah tangga, naik sebesar 0,34 persen dari Rp 380.968 menjadi Rp 382.264.

“Disusul kenaikan upah riil sebesar 0,33 persen dari Rp 292.872 jadi Rp 293,845,” tandasnya.

[azz]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge