0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rektor UNS Kunjungi Tiga Perguruan Tinggi Jepang

Rektor UNS (kiri) Ravik Karsidi memberi keterangan pers (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Belum lama ini, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memperluas kerja sama internasional. Yakni kerjasama dengan tiga perguruan tinggi di Jepang. Yaitu Nihon University, Chiba University, dan Kokushikan University.

“Perluasan  kerja sama internasional itu berdasarkan hasil kunjungan dinas delegasi UNS ke Jepang, Rabu-Minggu (1-5/11) lalu,” ungkap Rektor UNS Solo, Ravik Karsidi, Senin (13/11).

Dia menyebut, UNS dan Chiba University sepakat akan mendirikan laboratorium satelit di Fakultas Teknik UNS.

“Bentuk kerja sama lain, di antaranya UNS mengirimkan dosen untuk belajar ke laboratorium di sana, kemudian kembali lagi ke Indonesia untuk menghasilkan satelit,” katanya.

Termasuk rencana UNS memberikan gelar Adjunct Profesor kepada ahli radar asal Indonesia, Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, yang kini berkiprah di Jepang.

“Kami mengadakan kunjungan ke Jepang, salah satunya ke Chiba University untuk meminang Josaphat Tetuko untuk kami anugerahi Adjunct Professor. Rektor Chiba sudah setuju dan dijadwalkan maksimal akhir Januari 2018 pemberian gelar tersebut,” ungkap Ravik.

Josaphat Tetuko Sri Sumantyo merupakan perekayasa radar dan pesawat nirawak asal Indonesia yang kini berkarya di Jepang. Joshepat terdaftar sebagai profesor termuda di Chiba University.

Josaphat telah menghasilkan radar, satelit, dan pesawat nirawak, serta telah mengantongi 120 paten, 500 kali presentasi di banyak negara, dan profesor dengan dana terbanyak.

Selain ke Chiba University, delegasi juga mengunjungi Nihon University di Ichigaya, Tokyo. Dari kunjungan itu kedua universitas sepakat melakukan pertukaran mahasiswa termasuk di bidang budaya dan mengundang profesor dari Nihon dalam kegiatan konferensi di UNS.

Saat kunjungan, delegasi UNS juga menghadiri Perayaan 100 Tahun Kokushikan University. Kerja sama UNS dengan Kokushikan University telah terjalin dengan baik, dimulai 2011 yang dimulai dari kerja sama antara Institut Javanologi, LPPM, UNS dengan Asian Japan Research Center, Kokushikan  University. Kerja sama itu kemudian meningkat menjadi MoU antardua universitas pada 2013.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge