0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Frustasi Diputus Cinta, Joko Pilih Gantung Diri

Polisi memeriksa korban gantung diri (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen  — Tidak kuat menahan rasa kecewa dan frustasi lantaran putus cinta, warga Dukuh Kepoh RT 22, Desa Wonokerso, Kecamatan Kedawung, Sragen, Joko Sunarno (38), nekat gantung diri. Kejadian ini sempat menggegerkan warga setempat dan orang tua korban sock.
“Dari keterangan orangtua, korban depresi karena putus cinta,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi, Senin (13/11).
Kejadian itu berawal saat tetangga korban, Agus Sunarno (38), datang ke rumah korban pada Minggu (12/13) sekitar pukul 11.30 WIB untuk minta tolong mengantarkan tratak (panggung kecil) untuk orang hajatan. Agus berkali-kali mengetuk pintu rumah, namun tidak ada jawaban.
Beberapa saat kemudian datang ayah korban, Darto Sugiono (60) dari sawah dan membuka rumah untuk membangunkan korban di dalam kamar.
Lantaran korban dipanggil tidak menjawab serta pintu kamar juga terkunci, kemudian ayah korban mengambil tangga dan naik untuk melihat anaknya. Kaget bukan main Darto Sugiono mendapati anaknya sudah meninggal dengan cara gantung diri di dalam kamar.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kedawung dan Polres Sragen untuk ditindaklanjuti.
“Dari hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Sragen dan keterangan dokter Puskesmas Kedawung tidak ditemukan tanda penganiayaan di tubuh korban,” terang AKP Saptiwi mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge