0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kapolres Dharmasraya Koordinasi dengan Anak Buah Via WhatsApp

(merdeka.com)

Timlo.net — Tak ada yang tersisa dari Mapolres Dharmasraya. Aksi pembakaran yang dilakukan dua orang membuat 20 ruangan Mapolres hangus terbakar.

Kapolres Dharmasraya, Sumatera Barat, AKBP Rudy Yulianto memerintahkan anak buah untuk tidak meninggalkan Mapolres. Lantaran pengeras suara rusak terbakar, koordinasi sementara dilakukan melalui aplikasi obrolan WhatsApp.

“Tidak satupun meninggalkan Mako tanpa ada perintah. Semua satu komando. Karena pengeras suara terbakar, semua koordinasi, pengumuman saat ini melalui pesan WhatsApp,” tegas Rudy Yulianto ketika memimpin apel pagi di Mapolres Dharmasraya, Senin (13/11).

Dia juga memerintahkan anak buah menginventarisir semua kebutuhan yang diperlukan, untuk kelengkapan pelayanan.

“Data semua kebutuhan. Seperti komputer, alat-alat tulis dan sebagainya. Karena sesuai perintah Kapolda pelayanan harus tetap berjalan dan pemulihan Mapolres,” tuturnya.

Selain menginventarisir, personel Mapolres Dharmasraya juga diperintahkan untuk melanjutkan penyidikan kasus-kasus yang menjerat sembilan tahanan.

“Cek tahanan ke Polsek dan lanjutkan prosesnya,” tegas Kapolres.

Senada dengan itu, Wakapolres Dharmasraya Kompol Rendra Eko Cahyono saat memimpin apel pagi mengimbau, agar semua personel tetap semangat. Sehingga tidak berlarut-larut dalam musibah. Serta menegaskan personel untuk tetap ke kantor setiap hari.

“Jangan nanti karena kantor terbakar, lalu enggak datang ke Polres dan ngantor di rumah saja,” kata Wakapolres.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge