0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jaring Masukan, Pemkab Benahi Masalah Tata Ruang Wilayah

Konsultasi Publik RTRW Pemkab Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen  – Pemkab Sragen meminta masukan dari berbagai kalangan dan tokoh masyarakat untuk merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk pembangunan ke depan. Langkah ini diambil terkait kebijakan pemerintah pusat yang berimbas ke daerah seperti adanya rel ganda, Jalan tol dan pengembangan kawasan Sangiran.

”Revisi ini harus mendatangkan kemanfaatan bagi Kabupaten Sragen,” kata Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Dalam acara Konsultasi Publik Revisi RTRW Tahun 2011-2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen, Kamis (9/11), Yuni menyampaikan, sengaja menghadirkan sejumlah tokoh masyarakat untuk ikut memikirkan bagaimana merevisi tata ruang di Kabupaten Sragen ke depan.

Seperti adanya pembangunan jalan tol dinilai menjadi tantangan tersendiri. Jangan sampai mendapat dampak negatif, tapi juga harus mendapat dampak positif.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  (DPUPR) Sragen, Marija menerangkan, dinamika pembangunan sangat pesat. Selain jalan tol juga rel ganda dan Sangiran. Pihaknya harus siap menyongsong perubahan potensial yang ada di Sragen.

”Sragen secara umum dibagi menjadi tiga wilayah, selatan, barat dan utara. Selama ini kawasan yang dikatakan lebih tertinggal di utara. Kita buat kawasan industri juga seperti di Sumberlawang, daerah industri,” terangnya.

Sedangkan untuk Mondokan dan Sukodono akan menjadi penopang industri kecil. Demikian juga dengan Sangiran, kawasan tersebut akan menjadi kawasan strategis wisata.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge