0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Oesman Sapta Jadi Inspektur Upacara di KRI Dr Soeharso

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang (OSO) menjadi inspektur upacara hari pahlawan di Kapal KRI Dr Soeharso (merdeka.com)

Timlo.net – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang (OSO) menjadi inspektur upacara hari pahlawan di Kapal KRI Dr Soeharso SHS-990 yang berlayar di perairan Pulau Damar, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Kapal Dr. Soeharso berlayar dari pelabuhan Tanjung Priok sejak pukul 06.45 hingga pukul 08.00 WIB. Upacara dimulai pada pukul 08.15 WIB.

Peserta upacara terdiri dari anggota TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara dan Angkatan Laut. Hadir juga sebagai pemimpin upacara Letkol Inf Triono. Di atas kapal, suasana upacara berlangsung khidmad terlebih lagi diiringi desiran ombak kecil.

Prosesi upacara penghormatan pahlawan pun berlangsung seperti biasanya. Dimulai dari mengingat jasa para pahlawan kemudian mengheningkan cipta. Tidak hanya itu, dalam rangkaian upacara, OSO sebagai inspektur upacara juga melarungkan karangan bunga di perairan sebagai bentuk penghormatan bagi jasa pahlawan yang telah berjuang untuk Indonesia.

Setelah melarungkan karangan bunga, upacara dilanjutkan dengan mendoakan arwah para pahlawan. Usai berdoa setiap peserta upacara juga diperkenankan untuk menaburkan bunga di perairan.

Ketua Umum Partai Hanura itu sempat menjelaskan alasan penyelenggaraan upacara di tengah laut. Menurutnya upacara ini merupakan tugas yang diberikan oleh negara.

“Saya tidak memilih. Tapi ini penugasan negara yang ditugaskan pada saya untuk melakukan dan memimpin upacara ini. Jadi dibagi-bagi semuanya. Tentu hikmahnya sama dimana pun kita melakukan upacara seperti ini, terutama upacara yang dilakukan oleh Presiden Indonesia di Taman Makam Pahlawan di Kalibata. Dan ini bagian dari itu,” kata OSO di lokasi, Jumat (10/11).

Di hari pahlawan ini, OSO juga berharap generasi muda bisa menyatukan seluruh elemen masyarakat. Serta memberikan kemakmuran tanpa adanya perbedaan.

“Tentu harapan kita generasi penerus harus bisa lebih mampu menyatukan menyejukkan membahagiakan lantas memakmurkan bangsa ini tanpa ada perbedaan-perbedaan yang sangat tidak menguntungkan anak bangsa,” ucapnya.

[fik]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge