0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wanita Spanyol Ini Diamankan di Bandara karena Bawa Peluru Aktif

Perempuan Spanyol diamankan karena bawa peluru (merdeka.com)

Timlo.net — Margarita Romero Leo (37), perempuan berkewarganegaraan Spanyol, diamankan petugas bandara di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, sekitar pukul 16.30 WITA. Dia diamankan saat memasuki ruang pemeriksaan terdekteksi membawa sebuah peluru aktif.

Dia merupakan calon penumpang pesawat Qatar Airways QR-963 tujuan Doha. Satu butir peluru itu didapat di dalam tas handcarry saat pemeriksaan X-ray di SCP 2 terminal keberangkatan.

Informasinya setelah diamankan, perempuan kelahiran Valencia tahun 1980 itu langsung dibawa ke posko Avsec Terminal Keberangkatan Internasional untuk dimintai keterangan.

Dalam keterangannya, pemilik paspor nomor: A5335506400 ini mengatakan bahwa peluru tersebut didapat dari temannya seorang anggota kepolisian Madrid sebagai kenang-kenangan. Kemungkinan peluru itu terbawa sejak dia berangkat dari negaranya Spanyol.

“Karena yang bersangkutan tidak menyadari kalau di dalam tasnya terdapat sebutir peluru hingga terbawa dan lolos dari pemeriksaan beberapa bandara yang dilaluinya, yaitu Bandara Madrid kemudian transit di Doha, Qatar sebelum akhirnya tiba di Bali,” ungkap seorang petugas kepolisian.

Selanjutnya oleh petugas Avsec, yang bersangkutan diijinkan untuk berangkat dengan penerbangan yang sama, yaitu pesawat Qatar QR 963 yang take of pada pukul 19.00 WITA.

Dia diantar oleh petugas Avsec ke gate 2. Sedangkan sebutir peluru disita dan diserahkan kepada pihak kepolisian KP3 Udara Bandara Ngurah Rai.

Margarita Romero Leo tiba di Bali pada Rabu (1/11) menggunakan pesawat Qatar Airway QR-962 rute Doha-Denpasar. Saat diamankan akan berangkat kembali ke Doha.

Adanya peristiwa tersebut dibenarkan oleh Humas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsan.

“Memang benar kemarin ada calon penumpang yang diamankan. Tapi sekarang dia sudah diijinkan untuk diberangkatkan ke negara tujuanya,” katanya di Denpasar, Kamis (9/11).

Dia menjelaskan, diduga peluru terbawa sejak berangkat dari negaranya Spanyol. Karena yang bersangkutan tidak menyadari kalau di dalam tasnya terdapat sebutir peluru hingga terbawa dan lolos dari pemeriksaan beberapa bandara yang dilaluinya.

[dan]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge