0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pusat Kuliner Butuh Fasilitas Cuci Tangan

Usai santap kuliner tak boleh melalaikan cuci tangan memakai sabun (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) mendorong instansi pemerintah, swasta, pengusaha kuliner serta masyarakat untuk mendorong gerakan cuci tangan pakai sabun. Termasuk merealisasikan fasilitas itu di ruang publik.

“Tempat jajan makanan di Karanganyar, selalu menyediakan kobokan. Padahal itu tidak terekomendasi. Harusnya memakai air mengalir untuk mencuci tangan,” kata Kepala DKK, Cucuk Heru Kusumo kepada Timlo.net, kemarin.

Menurutnya, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tak hanya berlaku di tempat tinggal, namun juga di ruang publik. Hanya saja, penyediaan fasilitas di lingkup tersebut masih minim.

DKK mewacanakan pembuatan fasilitas cuci tangan di ruang publik, terutama lokasi pedagang kaki lima (PKL). Lokasinya di alun-alun kota, Taman Pancasila dan pujasera. Hal itu telah dikomunikasikan ke dinas terkait supaya pemasangannya dianggarkan dan penempatannya tidak menyalahi estetika ruang publik.

Sejauh ini, sosialisasi cuci tangan pakai sabun menyasar penggerak PKK. Pihaknya gencar menyosialisasikan perilaku cuci tangan menggunakan sabun karena efektif mencegah penularan penyakin lewat kontak fisik.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge