0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bagikan Sertifikat, Jokowi: Jangan Pinjam Bank untuk Beli Mobil

Presiden Joko Widodo (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada masyarakat yang telah memperoleh sertifikat untuk menyimpan secara baik supaya tidak rusak dan hilang. Pasalnya kalau sudah memegang sertifikat, biasanya ada keinginan untuk “disekolahkan” untuk dijadikan agunan bank untuk memperoleh pinjaman.

“Silahkan dipakai agunan. Dipakai untuk jaminan bank silahkan. Tapi ingat yang namanya pinjam itu harus bisa untuk mengangsur, nyicil tiap bulan,” kata Presiden Jokowi, Selasa (7/11).

Hal itu dikatakan Jokowi usai menyerahkan secara simbolis Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Stadion Taruna Sragen. Dia mengingatkan, kalau akan mencari pinjaman hendaklah dicari bank yang memiliki bunga rendah.

Jokowi menyebut, KUR (Kredit Usaha Rakyat) sebagai pilihan yang paling tepat untuk melakukan pinjaman lantaran bunganya hanya sebesar sembilan persen per tahun. Rencananya tahun depan bunga KUR akan diturunkan lagi menjadi tujuh persen per tahun.

“Kemudian kalau pinjam dihitung dulu bisa mengembalikan tidak. Dikalkulasi betul. Kalau nggak bisa jangan pinjam. Nanti malah hilang sertifikatnya. Percaya saya,” katanya.

Mantan Walikota Solo ini juga mewanti-wanti untuk tidak meminjam uang ke bank karena untuk gagah-gagahan digunakan beli mobil. Tapi pinjaman dari bank tersebut harus digunakan untuk modal usaha dan investasi.

“Jadi kalau mau beli mobil itu dari keuntungan yang ditabung. Jangan pinjam bank untuk beli mobil. Apalagi pinjam dari rentenir. Jangan! Nanti bunganya bisa 12 kali lipat pinjam di bank,” tegas Jokowi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge