0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Driver Gojek Solo Manfaatkan Program BPJS

Para driver Gojek saat menebus paket Sembako murah (dok.timlo.net/setyo pujis)
Solo — Ratusan driver Gojek di Kota Solo manfaatkan layanan peserta dari program BPJS Ketenagakerjaan. Mereka tertarik untuk ikut dalam kepesertaan tersebut karena program yang ditawarkan dianggap cukup membantu untuk dapat memberikan perlindungan dan kesejahteraan.
 
“Saya terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sudah berjalan sekitar tiga bulan ini. Alasannya ikut program itu karena resiko kerja sebagai driver Gojek cukup tinggi. Mengingat setiap hari kita berada di jalanan untuk mengantar penumpang,” ujar salah satu driver Gojek, Upik Sri Kusniyawati kepada wartawan, Sabtu (5/11).
 
Dalam mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, ia mengaku bersama dengan suaminya yang sama-sama sebagai driver Gojek. Dalam kepesertaannya itu ia mengambil tiga program sekaligus, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua.
 
Hal sama juga diutarakan oleh Leader group Gojek Solo, Budi Lestari Sulistyo. Ia mengatakan, untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan kerja terhadap rekannya yang berprofesi sebagai driver Gojek, disarankan untuk dapat memanfaatkan layanan yang ada di BPJS Ketenagakerjaan.
 
“Dalam setiap kesempatan, baik melalui group atau saat kopdar saya selalu mengingatkan agar mereka (driver Gojek) agar bisa ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, saat terjadi hal yang tidak diinginkan mereka bisa mendapat perlindungan,” terangnya.
Dengan program yang ditawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, ia mengatakan sangat cukup membantu untuk bisa memberikan perlindungan dan kesejahteraan pekerja,khususnya bagi mereka yang bukan penerima upah. Bahkan Budi juga menyarankan agar para driver Gojek tidak hanya memanfaatkan program jaminan kecelakaan kerja dan kematian, tapi juga jaminan hari tua.
 
“Sehingga jika mereka berkeinginan untuk memiliki rumah bisa memanfaatkan program pembiayaan dari BPJS Ketenagakerjaan dengan bunga yang rendah,” tandasnya.
 
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solo, Suwilwan Rachmat menyampaikan, untuk wilayah Soloraya sendiri ada sekitar 8.000 mitra gojek.  Sedangkan yang sudah dilindungi program BPJS ketenagakerjaan baru sekitar 600 orang.
 
“Sehingga kita berharap dengan bayaknya manfaat yang bisa diberikan ini, kesadaran mitra Gojek untuk bisa mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa terus meningkat,” ungkapnya.
 
Pada perayaan HUT BPJS Ketenagakerjaan ke-40 ini, lanjut Suwilman para mitra Gojek yang sudah terdaftar sebagai peserta juga diberikan apresiasi untuk dapat menebus paket sembako murah. Mereka hanya diminta untuk membayar 40 persen dari harga aslinya. Paket senilai Rp 150 ribu tersebut berisi beras 5 Kg, Minyak Goreng 2 Liter,  2 Kg Gula Pasir, Teh, Susu,  Mie Instan, dan lainnya.
 
 “Totalnya ada 750 paket sembako murah yang kita sediakan. Dan paket ini kita utamakan untuk para mitra Gojek yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge