0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Perkiraan Modal Produksi Massal Mahesa

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengecek mesin kendaraan Mahesa di bengkel Kiat Motor. Dok ist (timlo.net/a wijaya)

Klaten — Inisiator Moda Angkutan Hemat Pedesaan atau Mahesa Nusantara, Sukiyat, angkat bicara mengenai kunjungan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Plt Bupati Klaten Sri Mulyani, kemarin. Ia menegaskan perlunya komitmen pihak terkait agar pengembangan Mahesa tidak berhenti di tahap prototipe.

“Kami tegasi supaya cepat. Kalau enggak cepat diproduksi ya bubar saja, guyonannya kan seperti itu. Maka saya matur tanggungjawabnya masing-masing apa. Menteri (Menperin) komitmen apa, dari Institut Otomotif Indonesia (IOI) apa, Plt Bupati apa, saya apa. Jadi kan cepat. Saking pusing saya ini,” beber Sukiyat, kemarin.

Selain komitmen untuk diproduksi massal, pemilik bengkel Kiat Motor ini mengaku sudah memiliki bisnis model berupa konsorsium. Ia menyebut skema pembagian modal konsorsium tersebut dengan skala perbandingan 51 dibandingkan 49.

“Karena kami sebagai inisiatornya, porsi modal 51 persen itu dari saya dan IOI. Sedangkan 49 persennya baru dari dana investor,” bebernya.

Diperkirakan, produksi kendaraan Mahesa bisa dimulai Maret mendatang. Sukiyat menyebut, kebutuhan modal awal sekitar Rp 1,5 triliun. Dari jumlah itu, 51 persen dari total modal sudah terkumpul.

Di sisi lain, Sukiyat mengklaim sudah ada beberapa investor untuk bergabung dalam konsorsium. Namun dia belum bersedia untuk membocorkan siapa saja investor tersebut.

“Yang jelas semuanya dari dalam negeri, anak bangsa semua,” kata Sukiyat.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge