0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembunuh Berantai di Jepang Gunakan Twitter Untuk Gaet Korban

Apartemen Takahiro. (dok: timlo.net/ nextshark. )

Timlo.net—Seorang pria bernama Takahiro Shiraishi, 27, ditahan polisi setelah kepala delapan wanita dan seorang pria ditemukan di apartemennya. Pembunuh berantai itu mengaku jika dia membunuh 9 korban dan memotong-motong tubuh mereka. Dia menjelaskan jika dia menggunakan Twitter untuk menggaet para korban, tulis Mirror.co.uk.

Kesembilan korban mengungkapkan keinginan bunuh diri di Twitter. Dia lantas berpura-pura berteman dengan mereka di sosial media itu. Kemudian dia mengajak mereka datang ke apartemennya. Takahiro menawarkan bantuan untuk menolong 9 korban itu bunuh diri.

Polisi di Tokyo, Jepang awalnya menyelidiki kasus menghilangnya seorang wanita berusia 23 tahun. Bukti yang ditemukan membawa mereka ke apartemen Takahiro. Di sana mereka menemukan potongan tubuh yang disimpan dalam beberapa tempat pendingin. Takahiro dikabarkan mengakui semua kejahatannya.

Dia berkata dia membunuh karena ingin memperkosa dan memperoleh uang para korban. Dia mencuri 500 ribu yen dari seorang korban. Polisi menemukan 240 tulang dari apartemen kecil milik Takahiro.  “Saya tidak bisa membuang [mayat-mayat itu] karena takut ketahuan,” ujar Takahiro kepada polisi. Dia berkata dia memotong tubuh para korban di kamar mandi dengan sebuah gergaji. Polisi berhasil menemukan gergaji itu. Pembunuhan ini dikatakan terjadi dalam dua bulan, antara Agustus hingga September 2017.

Tertangkapnya Takahiro bermula dari pencarian polisi terhadap wanita yang menghilang. Kakak sang korban melaporkan kepada polisi jika adik perempuannya itu hilang. Saat mengecek akun sosial media sang adik, dia melihat jika adiknya menulis pesan jika dia mencari teman untuk bunuh diri. Dari rekaman CCTV di dekat apartemen Takahiro, wanita itu terlihat berjalan dengan sang pembunuh berantai. Untuk saat ini, dia ditahan dengan tuduhan membuang satu mayat. Tapi tuduhan lain akan menyusul.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge