0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Eksekusi Tanah dan Bangunan Sengketa, Polres Terjunkan Satu SSK Dalmas

Proses eksekusi rumah dan bangunan warga Kecamatan Slogohimo oleh PN Wonogiri dikawal penuh jajaran Polres Wonogiri (istimewa)

Wonogiri — Sebuah rumah di Desa Bulusari Kecamatan Slogohimo dieksekusi Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri. Untuk pengamanan, Polres Wonogiri menerjunkan satu SSK Dalmas siaga penuh di lokasi pengosongan lahan tersebut.

“Sebelum dibacakan putusan berita acara eksekusi, dilakukan rapat yang di hadiri pihak termohon, pihak pemohon, keamanan dari Polres dan Koramil, dan pihak kepala desa di Balai Desa Bulusari,” beber Kabaghumas AKP Hariyanto mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Mohammad Tora, Kamis (2/11).

Menurutnya, eksekusi pengosongan sebidang tanah dan bangunan hak milik No. 711, luas 435 meter persegi itu atas nama Suwarti yang terletak di Desa Bulusari, Kecamatan Slogohimo. Termohon eksekusi telah diberikan teguran oleh PN Wonogiri agar dalam waktu yang telah ditentukan berdasarkan Undang-undang melaksanakan pengosongan dan meninggalkan tanah dan bangunan sebagaimana risalah Lelang tertanggal 04 September 2014. Namun pihak termohon tidak menghiraukan teguran. Karena sampai saat ini kondisi tanah dan bangunan masih terdapat aktivitas perdagangan alias toko masih buka seperti biasa.

Disebutkan,semula pihak termohon mempunyai hutang di bank dengan jaminan sertifikat yang berdiri sebuah bangunan Hak Milik No 711, luas 435 meter persegi telah dibebani Hak Tanggungan mulai dari peringkat 1 tahun 2000 sampai dengan peringkat 6 tahun 2008 dengan nilai total Rp 2.780.000.000. Namun pinjaman tersebut macet. Kemudian, jaminan tersebut dilelang pada tanggal 04 September 2014 , sesuai dengan risalah lelang No 1069/2014.

“Saat ini tanah dan bangunan menjadi milik Suwarti yang beralamat di Tambak Kulon, Desa Tambakmerang, Kecamatan Girimarto dengan nilai lelang Rp 2.000.100.000,” jelasnya.

Selanjutnya sekitar pukul 09.30 WIB dilakukan berita acara di depan obyek oleh petugas pengadilan dan selesai pembacaan berita acara dilanjutkan pelaksanaan pengosongan obyek. Armada yang digunakan/dipersiapkan empat truk dan 60 orang tenaga angkut.

Selanjutnya, barang-barang dibawa ke lokasi penyimpanan barang dari obyek ke arah barat 700 meter. Adapun barang- barang yang ada di dalam bagunan lantai satu antara lain, barang elektronik, peralatan listrik, pakaian, mainan anak anak, perabot rumah tangga serta bahan material bangunan. Sedangkan untuk lantai 2 (dua) meja kursi dan tempat tidur.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge