0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Gelapkan Mobil, Anggota Koramil Pedan Dilaporkan ke Denpom

Korban Dian Umi Astuti (42) saat melapor di Denpom IV/4 Surakarta (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Seorang anggota Koramil Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten dilaporkan ke Denpom IV/4 Surakarta terkait dugaan penipuan dan penggelapan. Pelapor, Dian Umi Astuti (42) warga Kampung Pagelaran RT01/ RW11, Kelurahan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo mengaku dua unit mobil miliknya dibawa oknum TNI berinisial AG (32).

“Sejak bulan Juli lalu mobil saya dipinjam oleh yang bersangkutan (AG). Saat ini tak tahu ada dimana,” terang Dian kepada wartawan, Kamis (2/11) siang.

Kasus ini bermula saat AG meminjam mobil jenis Toyota Avanza AD 8831 DK warna putih kepada Dian dirumahnya pada tanggal 5 Juli lalu. AG mengatakan kepada pelapor, jika akan meminjam mobil tersebut selama 15 hari untuk keperluan dinas di Koramil Pedan. Setelah itu, dia mentransfer uang senilai Rp 3 Juta pada tanggal 7 Juli atau selang dua hari kemudian.

Usai peristiwa tersebut, AG kembali menyewa mobil Toyota Avanza AD 9857 DK milik korban selama sebulan. Sebenarnya, korban sudah mulai curiga dengan gelagat buruk tersebut. Lantaran kembali meminjam mobil tanpa mengembalikan mobil pinjamannya yang pertama. Akan tetapi, korban berpikiran positif mengingat pembayaran mobil pertama lancar.

“Alasannya dia kembali sewa mobil yang kedua lantaran penumpangnya banyak. Dia juga sempat memberikan uang sewa untuk mobil kedua itu senilai Rp 6 Juta tanggal 16 Juli,” jelas korban.

Seiring berjalannya waktu, pembayaran uang sewa dari AG kepada korban mulai seret sejak Bulan Agustus atau dua bulan berselang. Korban sempat mendatangi rumah AG untuk meminta kejelasan terkait pembayaran serta keberadaan dua mobil miliknya tersebut.

“Saya sudah melaporkan kasus ini  ke Koramil Pedan dan Kodim 0723/Klaten. Tapi, pimpinan institusi tersebut sudah angkat tangan. Makanya saya lapor ke Denpom Solo,” katanya.

Akibat peristiwa tersebut, kata Dian, usaha rental mobil yang baru dirintisnya macet lantaran kedua mobil dibawa oleh AG. Selama ini, dirinya menerima bayaran uang sewa mobil senilai Rp 19 Juta. Sedangkan, uang tunggakan AG terhitung Juli sampai November mencapai Rp 43 Juta.

Terpisah, Komandan Denpom IV/4 Surakarta, Letkol Cpm Sony Yusdarmoko, saat dihubungi wartawan mengaku belum mendapat laporan terkait tipu gelap yang melibatkan anggota Koramil Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge