0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dilecehkan, Wanita Ini Jatuhkan dan Gesekkan Payudara ke Pelaku

Ilustrasi pelecehan seksual (dok.merdeka.com)

Timlo.net—Sebuah kejadian aneh terjadi di pusat kota Ribeirao Preto, Brazil. Seorang tenaga penjual wanita saat itu sedang membagikan selebaran. Dia lalu terlihat berdebat dengan seorang pria. Sang wanita berkata dia lelah disentuh dan dilecehkan secara seksual saat sedang bekerja.

Masyarakat yang ada di sekitar lantas berkerumun, menyaksikan pertengkaran kedua. Yang mengejutkan, sang wanita lantas menjatuhkan pria itu ke tanah dan menindihnya. Sang wanita terdengar berteriak, “Aku lelah diperlakukan seperti sebuah obyek seks. Apakah payudara yang kamu inginkan?” Tidak berhenti di situ, sang wanita lantas melepas bajunya. Dia lalu membungkuk, menampar wajah sang pria dan menggesekkan payudaranya ke wajahnya.

Beberapa warga mendukung aksinya dan mendorongnya untuk meneruskan hal itu. Tapi beberapa warga lain marah. Seorang wanita terdengar berteriak: “Hal ini absurd, tidak ada pembenaran melakukan hal ini. Bagaimana kamu bisa melakukannya di depan anak-anak di pusat kota? Kamu melecehkan wanita dengan perbuatanmu.”

Beberapa orang lain berkata wanita itu berani dan perbuatannya itu mempermalukan dan mengungkap perilaku sang penyerang. Tapi peristiwa itu rupanya tidak seperti yang terlihat. Kejadian ini rupanya adalah adegan yang dilakukan kelompok teater akhir tahun lalu, tulis Daily Mail, Rabu (1/11).

Kelompok itu ingin menekankan peristiwa yang kerap dialami wanita yang bekerja di tempat umum. Mulai dari perhatian yang tidak diinginkan yang berubah menjadi komentar yang merendahkan dan jorok. Kemudian, perilaku itu diikuti dengan intimidasi.

Fausto Ribeiro, kepala kelompok teater yang bernama Confluencias itu berkata, “Kami ingin mengungkap dan membahas sesuatu yang terjadi setiap hari terhadap adik dan teman wanita kami. Ini dimaksudkan untuk menantang persepsi masyarakat dan memberdayakan wanita dengan taktik perlawanan yang mengejutkan. Kami ingin memaksa pria untuk lebih bertanggungjawab dengan tindakan mereka dan akibatnya.”

Adegan itu direkam dalam sebuah video. Saat diunggah, ada lebih dari sejuta orang yang menontonnya. Tapi video itu lantas dihapus karena memperoleh kritikan keras. Tapi video itu beredar lagi setelah skandal pelecehan Hollywood yang hangat dibicarakan.

Perusahaan yang kaosnya dipakai oleh sang aktor membantah mereka terlibat dalam aksi teatrikal itu. Dalam pernyataannya, perusahaan itu berkata, “Tidak ada keterlibatan pegawai atau perwakilan kami dalam aksi teatrikal itu.”

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge