0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UMK Boyolali Diusulkan Rp 1.651.650

(Ilustrasi) buruh pabrik tekstil (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Pemkab Boyolali mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2018 ke Gubernur Jawa Tengah sebesar Rp 1.651.650. Usulan ini mengalami kenaikan 8,71 % dari UMK tahun ini. (2017)  sebesar Rp 1.519.289.

“Usulan naik sesuai dengan hitungan komponen inflas dan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Dinkopnaker) Boyolali, Joko Santoso, Rabu (1/11).

Dijelaskan, dasar usulan UMK Boyolali 2018 ini sama dengan daerah lain. Dimana ini mengacu pada PP Nomer 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Usulan itu sendiri sudah disampaikan ke Gubernur Jateng pada 28 Oktober kemarin.

“Sekarang acuannya bukan lagi survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) lagi,” imbuhnya.

Atas usulan tersebut, menurut Joko, secara umum sudah bisa diterima ‎kalangan pengusaha dan pekerja. Meski diakui masih ada yang keberatan. Selain itu, pasca pengajuan UMK ke gubernur pihaknya sudah melakukan audiensi dengan elemen serikat pekerja di Boyolali. Dimana pada prinsipnya para buruh meminta agar penetapan upah dikembalikan lagi dengan aturan lama.

“Kalau tidak setuju, serikat buruh bisa sampaikan masukan ke gubernur,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge