0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jumlah Mahasiswa Asing di UNS Masih Terlalu Minim

Wakil Rektor I UNS Prof Drs Sutarno MSc PhD (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Jumlah mahasiswa asing yang belajar di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta hingga saat ini masih terlalu minim. Padahal untuk meningkatkan status menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), jumlah mahasiswa asing yang belajar sesuai ketetapan Kemementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebesar 5 persen dari total mahasiswa yang ada.

“Total mahasiswa UNS saat ini mencapai sekitar 35.000. Sedang mahasiswa asing baru berkisar 290,” ungkap Wakil Rektor I bidang Akademik UNS, Prof Drs Sutarno MSc PhD kepada wartawan, di kampus UNS, Kentingan, Jebres, Solo, Rabu (1/11).

Sutarno mengungkapkan, kendati tidak sedikit mahasiswa asing belajar UNS dengan beaya sendiri, tetapi sebagian besar diantaranya mendapat beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB).

Ia mengaku optimis dalam waktu dekat jumlah mahasiswa asing akan bertambah secara signifikan. Pertambahan itu terjadi seiring dengan sejak melakukan kerjasama dengan sejumlah negara seperti Taiwan, Thailand dan Malaysia.

”Insya Allah meningkat, mereka berasal dari negara Taiwan, Malaysia dan Thailand. Mereka belajar di FKIP seperti halnya mereka belajar di negaranya. Disini mereka salah satunya dalam rangka pengalaman mengajar,” ujarnya.

Sementara pada Program Studi lainnya lainnya, termasuk Pasca Sarjana umumnya mahasiswa asing mengambil Program Studi Bahasa dan Budaya. ”Sedang untuk program studi science dan teknologi relatif masih sedikit. Hal ini lantaran untuk kualitas Program Studi science dan teknologi masih rendah,” ujar Sutarno.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge