0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bupati Minta Pemerintah Pusat Beri Kompensasi Warga Desa Dayu

Museum Dayu, Gondangrejo (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Penetapan Desa Dayu, Gondangrejo menjadi kawasan purbakala situs manusia purba Sangiran menyulitkan warganya memanfaatkan aset privat karena dibatasi aturan perundangan. Oleh karena itu, Pemkab Karanganyar meminta pemerintah pusat memberikan kompensasi sebanding.

“Dari Karanganyar, disetujui hanya satu desa saja. Desa Dayu merupakan bagian dari museum purbakala Sangiran. Seharusnya memang diberi kompensasi. Kalau enggak, bakal susah warga desanya meningkatkan kesejahteraan karena kesempatan mereka mengelola sumber dayanya terbatas,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada Timlo.net, Senin (30/10).

Di satu sisi, pengelolaan lahan privat di kawasan itu dilindungi UU supaya tidak merusak bukti bekas kehidupan masyarakat prasejarah yang masih terpendam di dalamnya. Namun hal itu artinya memupus hak warganya dan menyulitkan masuknya akses pembangunan ke wilayah tersebut.

Bupati mengatakan, pemerintah pusat perlu mempertimbangkan pembelian seluruh aset tersebut dari tangan warga Desa Dayu. Namun, pemerintah dinilai tidak sanggup menanggung nilainya yang sangat tinggi.

“Masuknya Desa Dayu ke situs purbakala Sangiran telah disesuaikan dengan Perda RTRW yang mengacu RTRW provinsi dan pusat,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge