0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengemudi Online Geruduk Kantor DPRD DIY

Ratusan pengemudi online yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Online Jogja (PPOJ) menggelar aksi demo di Kantor DPRD DIY, Selasa (31/10) (merdeka.com)

Timlo.net – Ratusan pengemudi online yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Online Jogja (PPOJ) menggelar aksi demo di Kantor DPRD DIY, Selasa (31/10). Mereka menolak Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

Ketua PPOJ, Muhamad Anshori mengatakan jika aksi demo merupakan upaya untuk menolak penerapan Permenhub nomor 108 yang dikeluarkan belum lama ini. Penolakan ini dikarenakan ada beberapa poin di Permenhub 108 yang isinya sama dengan Permenhub nomor 26.

“Padahal kita tahu Permenhub nomor 26 ini sudah dibatalkan oleh putusan MA. Dan ini justru muncul lagi Permenhub nomor 108,” terang Anshori.

Salah satu poin yang ditolak oleh para pengemudi online adalah pemasangan stiker khusus. Ukuran stiker, kata Anshori, terlalu besar dan dianggap mengganggu.

“Ukuran stiker 15 cm itu gede banget, kentara banget. Padahal untuk angkutan online eksklusivitasnya di situ seperti mobil pribadi, nilai jualnya di situ. Selain itu stikernya juga kami (pengemudi online) harus usaha sendiri,” papar Anshori.

Selain itu, Anshori juga menyampaikan keberatannya terkait penentuan tarif batas atas dan bawah. Penentuan tarif, sambung Anshori, tidak melibatkan pengemudi untuk berembug.

“Jadi harapan kita bisa duduk bareng dalam penentuan harga, kemarin sudah ditentukan tarif bawah tarif atas. Kita tidak diajak berembug padahal kita yang terdampak langsung dari penentuan tarif tersebut,” terang Anshori.

[rzk]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge