0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mahasiswa Tewas di Kos-Kosan, Diduga Sakit Jantung

Ilustrasi jenazah (dok.merdeka.com)

Solo — Penyebab kematian Erik Lukmawan (26), mahasiswa yang ditemukan tewas di kos-kosan, Minggu (29/10) malam, lantaran sakit jantung. Saat ini, jenasah telah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya, Magetan, Jawa Timur.

“Pihak keluarga telah memberitahu bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung,” terang Kapolsek Laweyan, Solo, Kompol Santoso, Senin (30/10) siang.

Dikatakan, pihaknya telah membawa jenasah ke RSUD dr Moewardi, Jebres, Solo untuk dilakukan visum. Akan tetapi pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan otopsi dan menerima kematian putranya. Setelah itu, jenasah korban dibawa pulang.

Polisi pun melepas police line di lokasi penemuan jenazah korban, di kawasan Kampung Tunggulsari RT03/ RW16, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan. “Tidak ditemukan tanda penganiayaan di tubuh korban,” terang Kapolsek.

Seperti diketahui, seorang mahasiswa ditemukan tewas dengan kondisi mulut berbusa di Kampung Tunggulsari RT03/ RW16, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan pada Minggu (29/10). Korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kos yang merasa curiga lantaran motor korban tidak dimasukkan ke dalam kos. Saat itulah, saksi berinisiatif untuk memindahkan motor dengan kontak yang tergeletak diatas meja lantaran korban tidak segera bangun. Kecurigaan menguat saat saksi melihat korban terus tertidur hingga Minggu sore. Saat dibangunkan, korban sudah tidak bernyawa.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge