0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Meski Terganjal Status Tanah, Pantai Kalimirah Bakal Dikelola BumDes

Pantai Kalimirah, Paranggupito menjadi lokasi Upacara Sumpah Pemuda (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Delapan hektar lebih tanah di sekitar Pantai Kalimirah dikuasai oleh perusahaan batik asal Sukoharjo. Meski begitu, warga desa setempat nekat menggarap dan mengelola di bawah naungan BumDes.

“Sejak tahun 80 telah terjadi jual beli. Tapi sampai sekarang pembelinya tidak memanfaatkan, ” kata Kades Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, Rakino, Minggu(29/10).

Menurut Rakino, karena tidak jelasnya status tanah tersebut, saat ini tanah dikelola oleh warga pemilik sebelumnya. Kata dia, seandainya tidak ada permasalahan kepemilikan lahan, pengembangan wisata pantai akan lebih leluasa. Meski begitu, pihaknya tetap ngotot sejak 2009 pemerintah desa merintis membuka jalan setapak sampai bibir pantai. Bahkan, jalan setapak sepanjang 200 meter itu sudah dicor blok.

“Sampai saat ini pemerintah desa mengembangkan ya sesuai dengan kemampuan kami. Dari dulu jalan setapak, sampai sekarang sudah bisa dilalui sepeda motor, ” katanya.

Rakino menegaskan bahwa pembukaan jalan menuju Pantai Kalimirah tujuan utamanya untuk jalan usaha produksi pertanian. Namun, jika memang nantinya bisa juga untuk jalan akses wisata.

“Kalau wisata itu bisa dikelola Pemerintah Desa kan bisa meningkatkan ekonomi warga. Rencananya akan dikelola karang taruna bekerja sama dengan BUMdes,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge