0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Minta Demo Taksi Dilaksanakan Setelah Pernikahan Kahiyang

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno (dok.timlo.net/rosyid)

Solo — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meminta para pengemudi taksi menunda aksi besar-besaran, Senin (30/10) besok. Pasalnya, saat itu Walikota Solo dijadwalkan dinas ke luar kota.

“Mau demo juga percuma. Pak Wali tidak ada,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Hari Prihatno, Minggu (29/10).

Ia menyarankan agar aksi dilaksanakan setelah acara pernikahan anak Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu. Menurutnya, menggelar aksi mendekati acara besar bagi keluarga orang nomor satu di indonesia itu akan menimbulkan suasana tidak kondusif.

“Kalau mau aksi setelah tanggal sembilan (9 November). Kemungkinan Pak Wali sudah longgar. Kalau sekarang ini kan semua masih repot,” kata dia.

Untuk diketahui, ratusan pengemudi taksi berencana menggelar aksi mogok di Gladag. Aksi digelar untuk mendesak gubernur mengabulkan poin-poin tuntutan perusahaan taksi konvensional dalam penyusunan Peraturan Gubernur Jawa Tengah soal angkutan umum berbasis aplikasi. Selain pengemudi taksi, aksi juga akan diikuti pengemudi berbagai macam angkutan umum lain.

“Kita minta tidak ada tambahan kuota untuk taksi plat hitam, tarif minimal 25 ribu,” kata perwakilan Kosti, Tri Teguh saat menemui walikota solo beberapa waktu lalu.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge