0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jembatan Sesek Beton Putus Diterjang Arus

Salah satu warga memandang sisa jembatan sesek yang hanyut diterjang arus bengawan Solo, Minggu (29/10) (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Jembatan bambu yang menghubungkan Solo dan Sukoharjo timur ambrol. Jembatan yang dikenal warga dengan sebutan jembatan sesek itu diduga ambrol karena diterjang arus dari Klaten. Beruntung saat itu sedang tidak ada sepeda motor yang lewat.

“Sekitar jam 3 saya periksa masih ada. Bangun tidur subuh kok ternyata sudah hilang (jembatannya),” kata operator jembatann, Yustina saat ditemui di lokasi, Minggu (29/10).

Ia sempat diberitahu salah satu warga Sukoharjo bahwa permukaan air Bengawan Solo naik signifikan. Ia mengaku telah memastikan kekuatan jembatan dengan memasang tali-tali penguat.

“Biasanya kalau sudah ditali sudah kuat. Tidak apa-apa,” kata dia.

Namun nyatanya, jembatan yang membentang di atas Bengawan Solo itu ambal juga diterjang arus. Pantauan timlo.net di lokasi, lebih dari separuh badan jembatan hilang terbawa arus. Kabarnya sisa-sisa bambu jembatan nyangkut di pilar Jembatan Jurug.

“Malam ini langsung kita perbaiki. Besok sekitar jam lima pagi sudah bisa dipakai lagi,” kata dia.

Yustina sendiri tidak tahu pasti jam berapa tepatnya jembatan tersebut hanyut. Namun menurut salah satu warga Gadingan, Sukoharjo bernama Suripto sempat melintas jembatan bambu itu sekitar pukul 04.30 WIB.

“Tadi pagi saya berangkat kerja dari rumah lewat sini. Lha ini mau pulang tidak bisa. Harus lewat Palur,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge