0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Waduh, Solo Peringkat Pertama Peredaran Sabu di Jateng

Solo – Genderang perang terhadap narkoba seakan gencar ditabuh oleh Jajaran Satnarkoba Polresta Solo. Terlebih, Kota Solo ‘dibidik’ sebagai salah satu lokasi pemasaran barang haram terbesar di Kawasan Jawa Tengah.

“Kami akui, Solo sebagai menduduki peringkat penyebaran narkoba tertinggi di Jawa Tengah. Sejumlah tindakan telah kita ambil untuk memerangi peredaran narkoba. Genderang perang terhadap penyalahgunaan narkoba terus kita dengungkan,” tegas Kasatnarkoba Polresta Solo, Kompol Edy Sulistyanto saat dihubungi Timlo.net, Minggu (29/10) pagi.

Terkait upaya yang dilakukan, perwira melati satu ini mengaku, jika pihaknya gencar menindak dan melakukan sosialisasi narkoba. Wujud tindakan tegas yang dilakukan oleh pihak Satnarkoba Polresta Solo adalah dengan menangkap sejumlah pengguna penyalahguna narkoba. Sedangkan, sosialisasi dilakukan menyeluruh baik di tingkat warga RT/ RW, karangtaruna hingga pelajar.

“Sosialisasi narkoba telah kita lakukan kepada remaja baik tingkat sekolah atau di kelurahan. Memang hasilnya tidak bisa seketika langsung terlihat. Butuh proses untuk melihat hasil posiitfnya. Akan tetapi, minimal mereka bisa membentengi dirinya bahwa narkoba mampu merusak masa depan yang dimiliki. Sehingga, jangankan memakai mendekatinyapun masyarakat akan takut,” terang Kasat.

Tak hanya itu, lanjutnya, para kader yang telah mendapat penyuluhan bahaya narkoba tersebut juga diharapkan mampu menjadi agen pengingat terhadap rekan, kerabat atau keluarga mereka tentang bahaya barang haram tersebut. Dengan begitu, generasi penerus bangsa dapat terhindar dari bahaya psikotropika yang saat ini makin gencar beredar.

Seperti diketahui, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah mengklaim bahwa peredaran narkoba di Kota Solo tertinggi di Jawa Tengah. Hingga Bulan Oktober, Kota Solo masih menduduki peringkat pertama dalam penyakahgunaan narkotika dan obat terlarang.

“Solo memang dibidik oleh ‘pemain’ narkoba sebagai salah satu lokasi peredaran. Terbukti, data yang kami miliki peredaran tertinggi hingga bulan ini masih diduduki Kota Solo,” terang Kabid Pemberantasan Narkoba BNNP Jawa Tengah, AKBP Suprinarto baru-baru ini.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge