0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menteri Eko Putro Sandjojo Apresiasi BUMDes Ponggok

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Sandjojo Putro, kemeja putih, saat meresmikan Desapolitan Jomboran, Klaten (foto: A Wijaya)

Klaten – Mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan satu dari empat program prioritas Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT). Sedangkan di Klaten sudah berdiri lebih dari 150 BUMDes.

“BUMDes di Klaten saat ini sudah banyak sekali. Bahkan salah satu yang terbaik di Indonesia berada di Klaten, yakni BUMDes Ponggok (Tirta Mandiri),” kata Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo di Klaten, Sabtu (28/10).

Selain BUMDes, lanjut Eko, tiga program unggulan Kemendes PDTT lainnya dalam upaya percepatan pembangunan desa meliputi Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), membangun embung air desa, dan membangun sarana olahraga desa.

Namun begitu, tiap BUMDes juga harus memunculkan produk unggulannya dan fokus mengembangkannya melalui Prukades. Hal itu dibuktikan dari kinerja BUMDes Tirta Mandiri Ponggok yang mampu meraup pendapatan ratusan juta rupiah, khususnya lewat Prukades pemandian Umbul Ponggok.

“Perlu juga penguatan program Prukades supaya terintegrasi dan memiliki nilai tambah agar model (BUMDes) seperti Ponggok itu bisa dipercepat,” kata Mendes usai meresmikan kawasan Desapolitan di Desa Jomboran, Klaten.

Selain itu, dia meminta penggunaan Dana Desa untuk membangun embung. Sebab fungsi embung bukan sekedar pengairan untuk pertanian, tapi juga destinasi wisata pedesaan.

“Perlu menambah embung agar tidak hanya dimanfaatkan sebagai pertanian, tapi juga pariwisata dan kebutuhan protein hewani yang murah. Dan sarana olahraga juga masih kurang,” jelas dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge