0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kebakaran Pabrik Mercon, DPR Minta Kemenaker Turunkan Tim

Petugas mengevakuasi korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang (merdeka.com)

Timlo.net – Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) diminta turun tangan menyelidiki sekaligus menginvestigasi kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, Kamis (26/10) kemarin. Dalam kejadian tersebut, 47 tenaga kerja tewas.

“Kementerian Tenaga Kerja diminta untuk segera melakukan penyelidikan terkait kecelakaan ini. Pasalnya, kecelakaan ini dinilai sebagai kecelakaan kerja yang jumlah korbannya cukup tinggi di tahun ini,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay, Jumat (27/10).

Saleh juga menyarankan pemerintah membuka hasil investigasi kepada publik. Jika ada yang terbukti bersalah, maka harus diberi sanksi sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

Dari peristiwa ini, dia menilai aspek keselamatan kerja tidak diterapkan dan diperhatikan. Pengawas tidak melakukan kontrol sehingga kebakaran terjadi. Menakertrans Hanif Dhakiri diminta meninjau keberadaan pabrik dan korban kebakaran sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Wasekjen PAN ini heran dengan keberadaan dan aktivitas gudang penyimpanan kembang api di kawasan padat penduduk. Seharusnya gudang itu tidak mendapat izin karena terkesan tidak melalui kajian.

“Secara faktual, kawasan tersebut terdapat fasilitas umum seperti sekolah yang betul-betul harus aman dari potensi kecelakaan seperti ini. Ada kesan bahwa izin operasional pabrik tersebut dikeluarkan tanpa kajian yang baik,” tegas dia.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge