0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ilmuwan Ungkap Jika Alam Semesta Seharusnya Tidak Ada

Galaksi Bima Sakti. (dok: timlo.net/ express.co.uk)

Timlo.net—Alam semesta secara teknis seharusnya tidak ada. Itulah kesimpulan yang diambil para peneliti ternama yang menghabiskan karir mereka untuk menyelidiki asal mula segala sesuatu. Model kelahiran alam semesta yang ada saat ini memprediksikan jika bagian materi dan non materi yang sejajar diciptakan oleh Ledakan Dahsyat.

Tapi karena materi dan non materi identik kecuali muatan listrik mereka yang berlawanan, mereka saling menghancurkan. Saat keduanya bertabrakan, keduanya terbakar dalam ledakan yang dahsyat. Dalam arti lain, seharusnya alam semesta tidak ada seperti sekarang ini.

Para peneliti di CERN, the European Organization for Nuclear Research, meneliti berbagai jenis materi dan non materi. Mereka ingin menemukan jenis variasi di mana materi mendominasi non materi. Sebelumnya mereka mencoba menemukan perbedaan massa partikel, muatan listrik dan bahkan properti yang belum didefinisikan. Tapi segala sesuatunya identik.

Penelitian terakhir mereka menghasilkan ukuran yang lebih akurat tentang magnetisme materi dan non materi. Ukuran itu 350 kali lebih akurat dibandingkan pengukuran sebelumnya. Tapi hasilnya mereka menyimpulkan jika materi dan non materi identik. Penemuan itu diterbitkan dalam jurnal Nature.

“Semua pengamatan kami menemukan adanya simetri yang jelas antara materi dan non materi, yang berarti alam semesta seharusnya tidak ada,” ujar Christian Smorra, pemimpin penelitian itu dilansir oleh nypost.com.

“Sebuah asimetri seharusnya ada entah di mana tapi kami tidak paham di mana perbedaannya. Apa sumber yang memisahkan simetri yang ada?” lanjutnya.

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge