0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ini Masukan Jokowi kepada Pengusaha Kadin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) (merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan para pengusaha yang tergabung dalam organisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Kamis (26/10) petang. Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka.

“Pembicaraan sangat dinamis. Dari Kadin memang intinya sampaikan ingin berperan serta aktif untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” ucap Ketua Umum Kadin, Rosan Roeslani, Kamis (26/10) malam.

Dalam pertemuan, lanjut dia, turut difokuskan pembahasan soal kawasan ekonomi khusus. Rosan menyebut, masih banyak persoalan penyelarasan kebijakan perpajakan tenaga kerja.

“Kita memberikan alternatif untuk diberikan kawasan ekonomi khusus atau ini full otonomi sehingga kebijakan yang tidak konsisten antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat diselesaikan,” ucapnya.

Hal lain yang dibahas adalah pendidikan tenaga kerja. Rosan menyebut, dari 124 juta tenaga kerja Indonesia, 50 persen di antaranya masih berpendidikan rendah. Dirinya mendorong kerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan pendidikan pekerja Indonesia.

“Bagaimana kita meningkatkan human capacity untuk meningkatkan vokasinya yang dicanangkan oleh Bapak Presiden tapi bagaimana ini juga bisa memberikan akselerasi dan dampak yang lebih masif dan dalam hal ini Kadin yang sudah memiliki keselarasan yang dengan pak Menko dan menaker,” ujarnya.

Rosan menambahkan, persoalan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga banyak diperbincangkan dalam pertemuan. Presiden Jokowi dan Kadin terus mendorong sinergitas antara BUMN dan swasta.

“Kita juga memberikan masukan bagaimana kita mengakselerasi percepatan pembangunan infrastruktur bagaimana kita memberikan peran kepada pengusaha daerah untuk bisa berinvestasi dan tidak bersinggungan dengan BUMN maupun BUMD,” kata Rosan.

Presiden Jokowi sangat mengapresiasi masukan-masukan Kadin. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menekankan, pengusaha nasional harus maju untuk mengembangkan negara.

“Sangat positif karena beliau katakan kalau negara mau berkembang, maju, pengusaha nasional harus maju dan porsinya dunia usaha memang harus bertumbuh terus dengan tidak lupakan pertumbuhan manusianya,” katanya.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge