0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pencabulan Siswa SD

Trauma, Wali Murid Minta Guru Olahraga Diganti Perempuan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, Siswanto (dok.timlo.net/tarmuji)
Wonogiri — Trauma psikis tak hanya dialami para siswa korban guru olahraga cabul. Kalangan wali murid pun mengalami hal serupa. Hal itu terbukti dengan adanya permintaan agar guru olahraga diganti perempuan.
“Memang demikian, kalangan wali murid SD di Kecamatan Girimarto memang meminta ganti  guru olahraga, yang selama ini diampu oleh pak guru S (49), digantikan dengan guru olahraga perempuan,” beber Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, Siswanto, Jumat (27/10).
Meski begitu, beber Siswanto, penggantian guru olahraga masih dalam tahap koordinasi dengan UPT P dan K di kecamatan setempat. Pasalnya, pihak UPT yang lebih dapat mengetahui kriteria guru pengganti di dua sekolah dasar yang selama ini diampu oleh guru S yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh  Polres Wonogiri terkait dugaan kasus asusila.
“Yang jelas kita sedang mencarikan penggantinya,dengan mencari data guru yang untuk ditugaskan di sekolah yang bersangkutan. Bahkan, Kepala UPT sudah saya tugasi untuk melakukan pendataan secara konkrit berapa jumlah korban,kemudian kita akan lakukan rehabilitasi mental terhadap anak-anak kita yang menjadi korban. Selain itu, kita juga akan menetralisir sekolah-sekolah dimana S dulu mengajar,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang PTK Dinas P dan K Wonogiri, Sri Mulyati menambahkan, paska peristiwa itu, kegiatan belajar mengajar di SD tersebut sudah kembali normal. Termasuk Mapel Penjaskes juga sudah dilakukan sesuai jadwal pelajaran.
“Sementara Mapel Penjaskes diampu oleh guru kelas,” tandasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge