0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Meninggal di Malaysia, Jenazah Wami Dipulangkan ke Sragen

Wagiyono dan Parmi menunjukkan foto Wami Mindasih di rumah duka, Desa Kandang Sapi, Kecamatan Jenar, Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Nasib tragis dialami Wami Windasih (19), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Kandang Sapi RT 09, Kecamatan Jenar, Sragen yang bekerja di Malaysia. Wami meninggal lantaran bus yang ditumpanginya mengalami kecelakaan. Keluarga pun saat ini tengah menanti kedatangan jenazah.

Sejumlah warga Desa Kandang Sapi  sejak tersiar kabar tersebut pada Rabu (25/10) terus berdatangan ke rumah duka. Kedua orangtua Wami, Wagiyono (44) dan Parmi (39) saat didatangi wartawan tidak dapat menyembunyikan kesedihan lantaran ditinggal anak sulungnya yang baru sebulan bekerja di PT Sony Malaysia.

”Anak saya merantau untuk mengadu nasib guna membantu ekonomi keluarga. Sebelum berangkat hingga meninggal dunia akibat kecelakaan, keluarga tidak mempunyai firasat apapun,” kata Parmi sembari meneteskan air mata, Kamis (26/10).

Sebelum mengalami kecelakaan, Parmi mengaku terus melakukan komunikasi dengan anak tercintanya tersebut di Malaysia. Tidak ada firasat apa pun hingga akhirnya Wami dikabarkan meninggal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sragen Pujiyatmoko mengungkapkan, Wami dilaporkan meninggal Selasa (24/10) dinihari sekitar pukul 05.30 waktu setempat saat menaiki bus jemputan untuk kerja di pabrik. Dari laporan yang diterima BNP2TKI dan Kemenakertrans, kecelakaan terjadi ketika bus perusahaan yang ditumpangi korban bersama rekan lainnya, ditabrak bus jemputan karyawan lain.

Dari informasi yang dihimpun, ada tujuh orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Sementara jenazah Wami sendiri direncanakan tiba di rumah duka pada Jumat (27/10) pagi, setelah diterbangkan dari Malaysia menuju Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

“Dari laporan yang kami terima, jenazahnya akan dipulangkan tanggal 27 Oktober. Korban meninggal murni kecelakaan dan tidak ada hal-hal mencurigakan. Korban ini berangkat resmi dari BPP2TKI,” terang Pujiyatmoko.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge