0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aspal Dicampur Limbah Plastik? Begini Hasilnya

()

Solo – Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan ujicoba penggunaan aspal campuran limbah plastik. Uji coba dihamparkan sepanjang 500 meter dan lebar tiga meter di jalanan sekitar asrama kampus UNS.

“Ujicoba tersebut diinisiasi oleh Alumni Fakultas Teknik (FT) UNS,” jelas Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS,  Ary Setyawan, PhD didampingi sejumlah Alumni FT UNS kepada wartawan di Gedung LPPM UNS, Kampus UNS, Kentingan Solo, Kamis (26/10).

Ary mengatakan, aspal dengan campuran limbah plastik tersebut memiliki sejumlah kelebihan dibanding yang biasa. Salah satunya adalah ketahanannya yang meningkat hingga 40 persen.

”Dengan pencampuran limbah plastik, selain mampu memanfaatkan limbah plastik yang jumlahnya sangat besar, ketahanan aspal juga meningkat 40 persen sehingga lebih awet dan memperpanjang usia pakai jalan. Misalnya, jika dengan aspal biasa, usia teknis jalan 5 tahun maka dengan aspal yang dicampur limbah plastik bisa mencapai usia teknis hingga 7 tahun,” katanya.

Sementara itu, Peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Balitbang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Tedi Santo Sofyan ST MT yang juga alumnus FT UNS mengemukakan, aspal bercampur limbah plastik ini memiliki sejumlah kelebihan dibanding yang biasa. Bahkan lebih dari itu, penggunaan limbah plastik untuk campuran aspal tujuan utamanya adalah mengurangi limbah plastik.

Menurut Tedi, aspal yang diujicobakan dengan komposisi penambahan limbah plastik sebanyak 6 persen. Namun campuran limbah plastik tersebut tidak boleh melebihi kadar 6 persen, sebab dapat berpengaruh pada kualitas aspal yang justru menjadi mudah retak.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge