0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ada Tidaknya IMB, Warga Bersikukuh Tolak Pembangunan Hotel Ini 

Pembangunan Hotel Srikandi di Jalan Raya Solo-Yogja, tepatnya di wilayah Desa Plawikan, Jogonalan, Klaten (timlo.net/a wijaya)

Klaten — Warga Dukuh Ringinrejo, Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan tetap kukuh menolak berdirinya hotel Srikandi di wilayah mereka. Hal itu menyusul sosilisasi pendirian hotel Srikandi di kantor desa setempat, Kamis (26/10).

“Ini sudah kesekian kalinya sosialisasi. Forum warga sudah menyatakan menolak, kenapa (hotel) tetap nekat membangun? Ini yang kami permasalahkan,” kata Galih Budi Kurniawan, anggota Karang Taruna Desa Plawikan, Kamis (26/10).

Meski warga sudah bersikukuh menolak, kata dia, proses pembangunan calon hotel di jalan raya Solo-Jogja itu sudah berlangsung sejak dua minggu terakhir. Jika hal itu tetap dilakukan, dia khawatir keberadaan hotel kelas melati tersebut akan berdampak negatif kepada masyarakat.

“Kalau warga sudah menolak, seharusnya proses pembangunannya berhenti,” tandas Galih.

Penolakan serupa juga datang dari warga lainnya, Azizah. Menurutnya, secara etika pembangunan hotel tersebut seharusnya berhenti. Sebab pihak manajemen hotel tidak bisa menunjukkan ijin mendirikan bangunan (IMB).

“IMB saja belum terbit. Kok masih nekat membangun,” ujarnya bersikukuh menolak dalam sosialisasi tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge