0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Guru Olahraga Diduga Cabuli Puluhan Siswa di Dua SD

Kapolres Wonogiri AKBP Mohammad Tora (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Oknum guru olah raga berinisial S (49) yang diduga menjadi pelaku pencabulan terhadap puluhan pelajar di dua sekolah dasar (SD) di Kecamatan Girimarto, hingga saat ini masiih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Wonogiri. Kasus itu sendiri terkuak gara-gara salah satu korban mengikuti program Polisi Cilik (Pocil) mogok sekolah.

“Dari pengakuan tersangka kemarin, ia baru mengakui satu orang, tapi kalau dari hasil visum yang sudah keluar hari ini, ada 18 orang,” beber Kapolres Wonogiri AKBP Muhammad Tora, Kamis (26/10).

Selain itu, kata Kapolres, dari hasil wawancara dengan para pelajar di dua sekolah itu, ada sejumlah siswa yang mengakui telah dicabuli oleh tersangka berulangkali. Bahkan pihaknya pun langsung memeriksa lokasi kejadian dimana tersangka melakukan tindakan tak senonoh yakni di dua lokasi, lapangan olah raga dan kamar mandi sekolah.

“Mudah- mudahan korbannya nggak sampai 30 anak ya,” kata Kapolres.

Masih lanjut Kapolres, sejauh ini pihaknya masih mendalami keterangan, baik tersangka maupun saksi-saksi. Menurut dia, kondisi psikis pelaku saat ini dalam keadaan shock, lantaran perilaku cabulnya ketahuan. Ia juga mengatakan, bahwa pelaku sudah berkeluarga dan memiliki tiga anak.

“Kalau untuk modusnya baru kita dalami, karena dia mentalnya sedang shock. Kita tidak mau terlalu mengejar keterangan pelaku, takutnya keterangannya berubah-ubah, justru itu memberatkan dia. Kita biarkan dulu berjalan. Kita menunggu hasil visum sebanyak-banyaknya dan keterangan seakuratnya,” katanya.

Ditambahkan, kasus asusila itu terbongkar dan dilaporkan ke polisi pada Minggu (22/10) oleh salah satu keluarga korban. Dimana siswa ini sudah dua bulan mengikuti Pocil ada perubahan gelagat. Hingga ujungnya, siswa ini tidak masuk sekolah. Kemudian oleh anggota Bhabinkamtibmas melakukan upaya pendekatan, hingga akhirnya siswa itu mengakui telah dicabuli oleh oknum guru olah raga tersebut.

“Yang jelas kasus ini terus kami dalami, biar keterangan saksi lebih akurat dan tak butuh waktu lama untuk menjeratnya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge