0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ragam Pangan Lokal Hiasi Festival Nasi Wiwit

Festival Nasi Wiwit dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia Ke 37 digelar di Kabupaten Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Memperingati Hari Pangan Sedunia ke 37, Dinas Ketahanan Pangan Boyolali mengelar Festival Nasi Wiwit. Selain memperingati Hari Pangan, kegiatan ini juga dalam rangka melestarikan tradisi petani saat panen yang mulai punah.

“Tradisi nasi wiwit ini biasanya digelar petani saat hendak panen, sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen yang melimpah,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Boyolali, Bambang Purwadi, Rabu (25/10).

Festival Nasi wiwit sendiri diikuti 37 peserta kelompok tani dari 19 kecamatan di Boyolali. Selain itu, juga dipamerkan ragam olahan makanan berbahan pangan lokal. Gunungan nasi wiwit juga dikirab mengelilingi komplek Kabupaten Boyolali.

“Kalau didesa kami masih digelar,walaupun kecil-kecilan, itu sebagai simbol rasa syukur,” ucap Sumadi, petani asal Sawit.

Sementara itu, terkait dengan ketahanan pangan di Boyolali, saat ini ada 7 komoditas pangan yang mengalami surplus. Ke 7 komoditas pangan yang mengalami surplus, yaitu padi, jagung, ubi kayu, kacang tanah, daging sapi, daging ayam dan telur ayam. Hanya saja, masih ada tiga komoditas pangan yang mendapatkan pasokan dari luar.

“Masih ada tiga komoditas yang belum surplus, yaitu kedelai, kacang hijau dan ubi jalar,” tambahnya.

Sementara Wakil Bupati Boyolali, M Said Hidayat meminta semua pihak berperan bersama hadir dalam mempertahankan ketahanan pangan. Hasil-hasil pertanian Boyolali dapat dipertahankan untuk ketahanan pangan di Boyolali, Jawa Tengan dan Indonesia.

“Tidak kalah penting, mulai sekarang harus menyiapkan generasi petani,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge