0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2018, UMK Solo Diusulkan Naik 8 Persen

Ketua SPN Solo, Hudi Wasisto (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Upah minimum kota (UMK) Solo pada 2018 diusulkan naik sekitar 8 persen dari 2017. Peyesuaian besaran upah tersebut didasarkan pada kenaikan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

“Terkait usulan besaran UMK 2018 kota Solo sudah ada kesepakatan dalam rapat dewan pengupahan. Sehingga sudah tidak ada persoalan,” ujar Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional yang sekaligus menjabat sebagai anggota Dewan Pengupahan kota Solo, Hudi Wasisto kepada wartawan, Rabu (25/10).

Menurutnya, usulan besaran UMK Solo pada 2018 tersebut sebesar Rp 1.668.700 atau naik dari 2017 yang hanya sebesar Rp 1.534.985.  Kenaikan itu didasarkan pada UMK tahun berjalan ditambah dengan inflasi nasional sebesar 3,72 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini mencapai 4,99 persen.

“Jadi sebenarnya tidak bisa dibilang kenaikan, melainkan penyesuaian. Karena kebutuhan hidup layak yang tercermin dari inflasi dan pertumbuhan ekonomi juga terjadi peningkatan,” jelasnya.

Mekanisme penghitungan besaran UMK yang dilakukan oleh dewan pengupah, lanjut Hudi juga mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) No. 78/2015 Tentang Pengupahan Murni dalam Penepatan UMK. Sehingga setiap perusahan atau pemberi kerja wajib untuk melaksanakan regulasi tersebut untuk memenuhi upah karyawannya.

Selain itu, ditekankan bahwa UMK ini hanya berlaku bagi karyawan yang bekerja kurang dari satu tahun dan masih lajang. Karena sesuai dengan regulasi tentang Struktur dan Skala Upah, perusahaan wajib memperhatikan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi dalam memberikan upah kepada karyawan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge