0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keracunan Gas Limbah Pabrik, Warga Pusing dan Pingsan

Warga mengungsi karena tidak tahan bau limbah pabrik (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Warga empat desa di Kecamatan Nguter, Sukoharjo keracunan gas yang diduga berasal dari limbah PT Rayon Utama Makmur (RUM) yang berjarak tidak jauh dari perkampungan. Warga mengalami mual, pusing, muntah hingga pingsan karena bau yang sangat menyengat pada waktu-waktu tertentu.

“Datangnya bau yang kadang mirip pete, kadang bau busuk seperti limbah itu tidak menentu, kadang siang, sore bahkan malam. Bahkan saking tidak kuat menahan bau tersebut, sejumlah warga sampai pingsan, yang lain hanya muntah dan mual dan pusing,” kata Ketua RT 01 Dukuh Tawang Krajan, Nguter, Maridi, Rabu (25/10).

Keempat desa yang terdampak bau menyengat tersebut adalah, Desa Gupit, Desa Plesan, Desa Celep dan Desa Kedungwinong yang lokasinya cukup dekat dengan pabrik. Kali pertama bau tersebut muncul sekitar seminggu yang lalu sekitar pukul  18.00 WIB dengan bau seperti bau busuk seperti kotoran manusia.

Karena tidak tahan lagi dengan bau busuk tersebut, sebagian warga nekat mengungsi ke rumah salah satu warga yang lokasinya lebih jauh dari pabrik. Perempuan dan anak-anak banyak yang mengungsi saat malam hari ke salah satu rumah warga yang tidak ditempati yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah mereka.

“Kalau malam kami mengungsi karena biasanya bau cukup pekat kalau malam hari ke Dukuh Tawang Badran yang jaraknya agak jauh dari pabrik. Tapi sebagian warga yang tua ada yang tetap bertahan, tapi yang perempuan dan anak-anak mengungsi,” tandas salah satu warga, Kasdi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge