0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keluarga Alumni BEM UNS Tolak Hadirnya Rezim Represif

Suasana pernyataan sikap Keluarga Alumni BEM UNS, Ikhlas Tamrin (duduk paling kanan) (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama keluarga Alumni BEM UNS menyampaikan pernyataan sikap terkait dengan ditetapkannya status tersangka terhadap Presiden BEM UNS Wildan Wahyu Nugroho dan tiga orang lainnya. Yakni PAnji Laksono (IPB), Ardi Sutrisby (IPB) dan Ihsan Munawar (STEI SEBI) paska Aksi Evaluasi 3 Tahun Jokowi – JK tanggal 20 Oktober 2017 lalu. Pernyataan sikap disampaikan di Gedung Rektorat UNS, Kentingan Solo, Selasa (24/10).

“Keluarga Alumni BEM UNS dengan tegas menyatakan antara lain, menolak hadirnya rezim Represif dan penangkapan Aktivis Mahasiswa serta perlakuan diskriminasi hukum oleh aparat,” tegas Koordinator Keluarga Alumni BEM UNS, Ikhlas Tamrin dalam keterangan pers didamping mantan-mantan Presiden BEM UNS tahun 2002 hingga tahun 2016.

Selanjutnya, kata Ikhlas, segera bebaskan dan cabut status tersangka para aktivis mahasiswa tersebut. Menyerukan kepada seluruh mahasiswa Indonesia agar senantiasa merapatkan barisan dan berdiri pada khittah perjuangan bersama kaum-kaum yang ditindas dalam memperjuangkan keadilan.

Suasana pernyataan sikap Keluarga Alumni BEM UNS, Ikhlas Tamrin (duduk paling kanan)

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge