0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Perangkat Ikut Aksi PPDI, Camat Diminta Pantau Layanan Desa

Asisten Pemerintahan Setda Klaten Edy Hartanto bersama pengurus PPDI Klaten sebelum berangkat ke Jakarta (timlo.net/a wijaya)

Klaten — Meski ratusan orang berangkat ke Jakarta, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Klaten menjamin pelayanan di tiap kantor desa tetap berjalan. Hal itu menyusul rencana aksi Silaturahmi Akbar Damai PPDI kepada Presiden Joko Widodo, Selasa (24/10) besok.

“Tetap terlayani. Karena yang berangkat itu tidak semuanya. Tiap desa mewakilkan satu hingga tiga perangkat,” kata Ketua I PPDI Klaten Budi Wibowo, Senin (23/10).

Sebelum keberangkatan 757 orang perangkat dari 26 kecamatan itu ke Jakarta, Bowo mengaku, sudah mendapat restu dari Plt Bupati Klaten Sri Mulyani. Selain itu, mereka juga telah mengantongi ijin dari masing-masing camat maupun kepala desa (kades).

“Sudah kami sampaikan beberapa waktu lalu. Tiap desa minimal satu, maksimal tiga perangkat sebagai perwakilan ke Jakarta. Sehingga jalannya pelayanan juga tetap jalan,” bebernya.

Menanggapi ijin tersebut, Asisten Pemerintahan Setda Klaten Edy Hartanto mengamininya. Namun begitu, dia meminta para camat untuk memantau jalannya pelayanan di masing-masing desa.

“Meskipun di desa masih ada kades, sekdes, dan perangkat lain, saya minta Pak Camat tetap memantau. Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat menjadi terhambat,” tutur Edy, usai melepas keberangkatan ratusan perangkat yang hendak menagih janji status PNS tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge