0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ngaku Paspampres untuk Menipu, Pria Ini Dibekuk

Tersangka kasus penipuan dengan mengaku Paspampres diringkus aparat (dok.timlo.net/achmad khalik)
Solo — Tersangka aksi tipu-tipu yang mengaku sebagai Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berhasil dibekuk Satreskrim Polresta Solo, Senin (23/10). Tersangka yang diketahui bernama Edi Prasojo (39) warga Pati ini diringkus di sebuah penginapan yang ada di Tanah Abang, Jakarta Pusat.
“Tersangka ini beraksi di sejumlah tempat di Soloraya,” terang Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo kepada wartawan.
Sebelumnya, sejumlah rumah makan di Soloraya mengaku telah ditipu oleh seseorang yang mengaku sebagai anggota Paspampres. Pemilik rumah makan ini diiming-imingi akan mendapat order makanan ribuan bungkus saat  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mantu pada 8 November mendatang.
Mendapat tawaran tersebut, pemilik sejumlah rumah makan terkemuka di Kota Bengawan akhirnya tergiur dan menemui tersangka disebuah hotel yang terletak di Jl Slamet Riyadi Solo. Di hotel itulah, para pemilik rumah makan diminta untuk mengumpulkan handphone dan hendak dipasangi GPS. Setelan HP terkumpul, tersangka kabur dengan membawa hasil aksi tipu-tipu tersebut.
“Kami menelusuri keberadaan tersangka dengan mengumpulkan CCTV yang ada di hotel tempat tersangka melancarkan aksinya. Menggondol handphone yang dimiliki para pemilik rumah makan,” kata Kapolresta.
Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya HP hasil kejahatan, uang tunai sebesar Rp 3,6 juta hasil penjualan HP, sebuah topi warna hitam berlambang garuda bertuliskan Paspampres, baju batik lengan panjang, kartu identitas dan lain-lain.
Sementara itu, dari pengakuan tersangka, ia nekat menjalankan aksi tipu-tipu lantaran kepepet kebutuhan ekonomi. “Buat kebutuhan sehari-hari. Saya menyesal,” kata Edi Prasojo sambil tertunduk malu.
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge