0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Program UHC BPJS Kesehatan Solo Molor, Ini Penyebabnya

Layanan BPJS Kesehatan (timlo.net/setyo pujis)

Solo –Target program universal health coverage (UHC) yang dicanangkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Solo pada tahun ini dipastikan molor. Penyebabnya adalah belum adanya regulasi dari pemerintah kota (Pemkot) Solo.

“Sebenarnya target kita tahun ini. Namun karena Perwali yang dijanjikan oleh pemkot belum keluar, sehingga kita masih kesulitan untuk merealisasikan program jaminan kesehatan semesta (UHC) tersebut,” ujar Kepala BPJS Kesehatan kota Solo, Agus Purwono kepada Timlo,net, Minggu (22/10).

Menurutnya, BPJS Kesehatan sebagai operator dalam menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dicanangkan oleh pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak. Sehingga sinergisitas antara masyarakat, swasta dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk membantu mewujudkannya.

“Kalau untuk perusahan besar, menengah dan mikro rata-rata sudah tertib. Hanya saja untuk masyarakat yang rentan miskin dan miskin ini yang kita mash kesulitan untuk menjangkau. Oleh karena itu dukungan dari pemerintah daerah sangat diperlukan,” jelasnya.

Hingga saat ini, lanjut Agus jumlah penduduk di wilayah Solo yang sudah tercover dalam program JKN-KIS baru mencapai 81 persen dari sekitar 558 total penduduk. Dan ditargetkan jika Perwali itu segera dikeluarkan, secepatnya program jaminan kesehatan semesta tersebut sudah bisa terealisasi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge